aku timbul
segumpal daging
dari seni
dalam rahim
aku lahir
menangis keahlian yang pertama
masih bersibak darah
terpotong tali antara aku dan ibu ku
aku balita
berbicara vokal yang bilabial
mama papa bubu baba
aku merangkak terus berjalan
aku seorang anak
mulai nakal dan menjengkelkan
berlarian kesana kemari bermain tiada henti
sampai mama memarahi lagi
aku jadi remaja
cari jati diri sering coba coba
jarang ada di rumah lagi kelurga jadi nomor 2
aku mulai suka si dia
aku telah dewasa
cari kerja dan pengalaman hidup
mau sukses tak ingin jadi yang gagal
buktikan pada mama papa aku bisa
aku lamar si dia
biar jadi serius antara kita
dengan nikah ikatkan kita
kau istriku aku suamimu
aku sang suami dan ayah
ada istri dan anak ku di belakangku
jadi pendampingku aku jd contoh anakku
aku adalah kepala kelurga
aku jadi kakek
punya cucu dari anakku
di panggil eyang, aki, kakek sesuka mereka
aku semakin renta
aku hanyalah jenazah
tertidur dalam kubur sempit dan berhimpit
aku bukanlah siapa siapa lagi
aku kini tinggal menunggu perhitungan ..
by. darmawan
112014,21.35
segumpal daging
dari seni
dalam rahim
aku lahir
menangis keahlian yang pertama
masih bersibak darah
terpotong tali antara aku dan ibu ku
aku balita
berbicara vokal yang bilabial
mama papa bubu baba
aku merangkak terus berjalan
aku seorang anak
mulai nakal dan menjengkelkan
berlarian kesana kemari bermain tiada henti
sampai mama memarahi lagi
aku jadi remaja
cari jati diri sering coba coba
jarang ada di rumah lagi kelurga jadi nomor 2
aku mulai suka si dia
aku telah dewasa
cari kerja dan pengalaman hidup
mau sukses tak ingin jadi yang gagal
buktikan pada mama papa aku bisa
aku lamar si dia
biar jadi serius antara kita
dengan nikah ikatkan kita
kau istriku aku suamimu
aku sang suami dan ayah
ada istri dan anak ku di belakangku
jadi pendampingku aku jd contoh anakku
aku adalah kepala kelurga
aku jadi kakek
punya cucu dari anakku
di panggil eyang, aki, kakek sesuka mereka
aku semakin renta
aku hanyalah jenazah
tertidur dalam kubur sempit dan berhimpit
aku bukanlah siapa siapa lagi
aku kini tinggal menunggu perhitungan ..
by. darmawan
112014,21.35
Tidak ada komentar:
Posting Komentar