Kamis, 08 Januari 2015

Rembulan dan mentari


Melihat malam yang di nanti adalah rembulan
Rembulan dengan cahaya yang sempurna
Tidak malu menampilkan cahayanya
Awan hitampun tak mampu menghalanginya
                                  
Bersama satu bintang keindahan itu semakin takjub
Meski hanya satu tapi itu romantisme mereka
Cahaya bulan dan bintang yang berpendar
Hingga sampai menghujam dalam jiwa

Tenang dan tidak terusik
Melihat romantisme mereka sungguh buat semua cemburu
Gemintang pun tak berani mengusik keduanya
Hanya sebagai pelengkap untuk keindahan mereka
Sungguh di takdirkan untuk bersama tanpa terpisahkan
Tapi lihat mentari
Sendiri tidak ada yang menyapa
Tapi seolah biasa
Tak ingin ada yang tahu

Mentari tetap dengan kesetiaannya
Menanti sang pelangi di penghujungnya
Meski harus melewati mendung dan hujan
Namun kesetiaannya tak tergoyahkan
Karna setelah semua itu yang di nanti akan datang

Meski tak lama namun jadi pengobat bagi mentari
Mentari bertahan untuk kedatangan pelangi
Meski terlihat sejenak namun itu berarti

Romantisme bulan bintang
Kesetiaan mentari penghidup

Menjadi keindahan hidup