Melihat malam yang di nanti adalah
rembulan
Rembulan dengan cahaya yang sempurna
Tidak malu menampilkan cahayanya
Awan hitampun tak mampu
menghalanginya
Bersama satu bintang keindahan itu
semakin takjub
Meski hanya satu tapi itu romantisme
mereka
Cahaya bulan dan bintang yang
berpendar
Hingga sampai menghujam dalam jiwa
Tenang dan tidak terusik
Melihat romantisme mereka sungguh
buat semua cemburu
Gemintang pun tak berani mengusik
keduanya
Hanya sebagai pelengkap untuk
keindahan mereka
Sungguh di takdirkan untuk bersama
tanpa terpisahkan
Tapi lihat mentari
Sendiri tidak ada yang menyapa
Tapi seolah biasa
Tak ingin ada yang tahu
Mentari tetap dengan kesetiaannya
Menanti sang pelangi di
penghujungnya
Meski harus melewati mendung dan
hujan
Namun kesetiaannya tak tergoyahkan
Karna setelah semua itu yang di
nanti akan datang
Meski tak lama namun jadi pengobat
bagi mentari
Mentari bertahan untuk kedatangan
pelangi
Meski terlihat sejenak namun itu
berarti
Romantisme bulan bintang
Kesetiaan mentari penghidup
Menjadi keindahan hidup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar