Minggu, 15 November 2015

Sang Guru

Dengan senyum paginya sang bu guru menyapa anak-anaknya untuk memulai belajar pagi hari. "Selamat pagi anak-anak?" Sahutnya. "Selamat pagi bu". . Tak terlihat lelah sang guru memberikan ilmunya kepada seluruh siswanya. Padahal dia harus bangun pagi untuk memulai dan melayani seluruh keluarga. Dia yang bangun lebih awal dan yang lain masih terlelap. Dia yang membangunkan sampai semua terbangun tanpa lelah begitulah kesehariannya.

Disekolah dia haru siap dengan mentalnya untuk menjadikan anaknya menjadi seorang yang lebih maju dan mempunyai keinginan untuk berkembang. Dan menjadi pendorong bagi siswanya untuk bangkit dan tak kenal menyerah. Memberi keikhlasan dan teladan bagi muridnya.

Meski kadang di rumah tidak begitu baik. Tetapi disekolah senyum cerianya tersimpul untuk anak-anak. Di rumah dia sudah lelah tetapi di sekolah dia berubah ceria. Dia pandai menutupi kesedihannya, Kegundahannya dan keletihannya demi anak-anak.

Dengan jilbabnya dia memberikan keindahan dan keikhlasan. Memberikan keceriaan pada mereka. Yang terkadang rewel dan ingin menjadi perhatiannya. Tapi ia tidak pernah habis pikir untuk membuat mereka semangat dalam belajar..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar